Pakistan - Menteri Luar Negeri Pakistan menyampaikan pemerintah mempunyai "intelijen yang sanggup diandalkan" bahwa India merencanakan serangan ahad depan - mengklaim tetangga nuklirnya segera diberhentikan sebagai "tidak bertanggung jawab dan tidak masuk akal."

Dalam pidatonya di penyiaran negara Pakistan PTV pada hari Minggu, Shah Mehmood Qureshi menyampaikan India merencanakan "agresi baru" antara 16 dan 20 April.
Qureshi menyampaikan Perdana Menteri India Narendra Modi telah memberi angkatan bersenjata lampu hijau untuk menyerang sasaran di Kashmir dan Pakistan.
"Dia (Modi) menyampaikan bahwa Anda mempunyai izin untuk melaksanakan tindakan. Mereka (kepala angkatan bersenjata) mengatakan, 'Kami telah menentukan sasaran yang bersifat militer. Dan tidak penting bahwa sasaran itu akan terbatas pada Kashmir. .. Jadi, pembicaraan gres ihwal aksi militer sedang berlangsung di sana Dan sebuah pesan gres ihwal aksi militer sedang disampaikan, "katanya.
sumber : https://www.funnify.me/search?q=08/asia/pakistan-accuses-india-attack-intl/index
Kementerian Luar Negeri India menyampaikan klaim itu tidak berdasar, menuduh Qureshi mendorong gerilyawan yang bermarkas di Pakistan untuk menyerang sasaran di India.
"India menolak pernyataan Menteri Luar Negeri Pakistan yang tidak bertanggung jawab dan tidak masuk logika yang dimaksudkan untuk membangkitkan histeria perang di daerah itu. Gimmick publik ini sepertinya merupakan permintaan kepada para teroris yang berbasis di Pakistan untuk melaksanakan serangan teror di India," kata jurubicara Raveesh Kumar .
Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mehmood Qureshi berpidato di konferensi pers di Multan pada hari Minggu.
Qureshi juga merujuk serangan Februari di Kashmir di mana 40 tentara India terbunuh dikala sebuah bom meledak di bersahabat konvoi paramiliter di Kashmir yang dikelola India.
Pemboman Pulwama yakni salah satu serangan paling mematikan di Kashmir dalam beberapa tahun terakhir, dengan India mengklaim Pakistan mempunyai "tangan langsung" dalam serangan itu. Pakistan membantah keras mempunyai peran.
Tuduhan memicu operasi militer tit-for-tat oleh kedua belah pihak, semakin meningkatkan ketegangan.
"Di Kashmir yang diduduki, bencana serupa Pulwama sanggup terjadi, dengan tujuan untuk meningkatkan tekanan diplomatik pada Pakistan dan untuk membenarkan tindakan militer (India)," kata Qureshi, Minggu.
sumber : https://www.funnify.me/search?q=08/asia/pakistan-accuses-india-attack-intl/index
India Di Tuduh Pakistan Akan Melaksanakan Aksi Militer. There are any India Di Tuduh Pakistan Akan Melaksanakan Aksi Militer in here.